by

Miris! SMA di Mitra Ini, Hanya Ada Satu Guru

TELEGRAFNEWS – Mitra unggul dari sisi pembangunan infrastruktur, namun soal pendidikan, daerah yang dipimpin James Sumendap, belum menunjukan tren positif.

Pasalnya, di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kalait Toulaan Selatan (Tousel), siswa yang dimiliki cukup banyak namun hingga saat ini hanya memiliki satu orang guru disekolah itu. Yakni, kepala sekolah (Kepsek) saja.

Tokoh pemuda Tousel Reagen Pantow, angkat bicara soal keadaan yang memprihatinkan dunia pendidikan di wilayahnya ini. Kata dia, selain hanya satu guru berstatus ASN, ada juga beberapa tenaga pengajar honor diperbantukan namun tidak maksimal, karena menurut tokoh KNPI ini, mereka sering tidak masuk sekolah.

“Menariknya, dalam kondisi seperti itu, siswa menggantikan peran guru untuk memberikan pelajaran bagi siswa lainnya,” ujar Pantow.

Dirinya sangat menyayangkan sekolah pemerintah keadaanya sampai sperti itu. Sehingga, dia berharap Pemkab Mitra mencari solusi mengenai persoalan tersebut.

“Sangat miris sekali ketika dibangun sekolah tanpa tenaga pengajar,” ujar Pantow, Rabu (10/5) 2017.

Pantow mengharapkan adanya perhatian pemerintah Provinsi, terkhusus Dinas Pendidikan, memperhatikan sekolah yang berada di Desa Kalait, Kecamatan Touluaan Selatan, tersebut.

“Karena SMA/SMK sudah dialihkan ke Provinsi. Maka sepenuhnya sekolah SMAN 1 Toulaan juga menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi,” harapnya.

Kalau memang sekolah itu tidak diperhatikan, takutnya, tambah Pantow, ditahun ajaran baru sekolah terancam ditutup. Sebab sudah tidak lagi ada murid yang bersekolah, di sekolah itu.

“Ini fakta yang harus segera dan mendesak diperhatikan oleh pemerintah provinsi,” kata Pantow. (devon pondaag)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed